oleh

Kekerasan Terhadap Anak Di Jatim Meningkat 100 Persen

BERITAVIRALKITA – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur memaparkan temuan tindak kekerasan terhadap anak di Jatim mengalami kenaikan.

Bahkan, Dari data yang dihimpun LPA Jawa Timur trend kenaikan kekerasan terhadap anak di jatim mengalami peningkatan 100 persen.

Isa Anshori, Bidang Data, Informasi dan Litbang LPA Jatim mengatakan pihaknya mengambil data dan masukan dari dua hal.

“Pertama melapor langsung dan yang kedua dihimpun dari media massa di Jatim, baik yang cetak maupun yang online,” ujar Isa Anshori, Kamis (30/12/2021).

Menurut Isa, pada tahun 2020 kekerasan terhadap anak di Jatim berjumlah 186, sedangkan pada tahun 2021 mengalami kenaikan berjumlah 368.

Untuk yang melapor langsung, pada tahun 2020 sebanyak 46, dan data yang dihimpun dari berita – berita di media Jawa Timur sebanyak 140.

Sedangkan pada tahun 2021 yang melapor langsung sebanyak 137 dan yang dihimpun dari berbagai media di Jawa Timur, baik cetak maupun online sebanyak 231.

sehingga kata Isa, secara keseluruhan kasus kekerasan terhadap anak di jatim sebanyak 368.

“Ini berarti terjadi peningkatan yang sangat tajam (100 %) kekerasan terhadap anak di Jawa Timur,” terangnya.

Pelaku dan Korban Kekerasan terhadap anak di Jatim

Ditinjau dari pelaku dan korban, pada tahun 2020 korban sebanyak 261 anak dan sebagai korban langsung sebanyak 165 anak.

Di Tahun 2021 jumlah korban ‘pelaku’ sebanyak 177 dan sebagai korban langsung 407.

“Hal ini bisa dimaknai bahwa satu orang pelaku bisa melakukan kejahatan berulang-ulang,” jelas Isa.

Sedangkan dari jenis kekerasan, lanjut Isa, tahun 2020 kekerasan seksual, yang melapor langsung ke LPA sebanyak 17 kasus.

Sedangkan yang dihimpun dari berbagai media Jawa Timur baik cetak maupun online sebanyak 63.

Kekerasan terhadap Anak di Jatim
Isa Anshori LPA Jatim

Pada tahun 2021 jumlah kekerasan seksual sebanyak 10, dengan rincian yang melapor langsung sebanyak 17.

Dan yang dihimpun dari media massa baik online maupun cetak sebanyak 84, total sebanyak 101 kasus kekerasan seksual.

“Penelantaran pendidikan menjadi kasus yang cukup besar di tahun 2021, yaitu berjumlah 73, sementara di tahun 2020 berjumlah 29 kasus,” imbuhnya.

Untuk kasus Anak yang berhadapan dengan Hukum (ABH), tahun 2020 berjumlah 33 dan pada tahun 2021 berjumlah 55.

“Kasus lain adalah kekerasan fisik, tahun 2021 berjumlah 53 Sedang pada tahun 2020 berjumlah 29,” terangnya.

Kabupaten/Kota di Jatim tertinggi

Komentar